Sunday, 17 April 2022

Cara Mengubah Hobi Jadi Uang

Saya bersyukur memiliki hobi. Banyak lho orang yang tak memiliki hobi. Orang-orang di sekitar saya, contohnya. Mereka tak memiliki kesukaan pada apa pun, sehingga kalau bekerja ya sekadar menghasilkan uang saja, bukan kesenangan. 

Hobi jadi uang



Kalaupun memiliki hobi, ya sekadar untuk mendapatkan kesenangan tapi tak menghasilkan. Contohnya, hobi menonton film. Sekadar menonton saja untuk mendapatkan hiburan, selepas itu ya sudah. 

Sejak kelas 3 SMA, saya berhasil mengubah hobi menjadi uang. Hobi ini telah menjadi pekerjaan yang menyenangkan karena tak hanya saya suka melakukannya tetapi juga mendapatkan uang. 

Baca Juga: Pengalaman Menang Lomba Blog 

Apakah hobi saya itu? Yup, sudah tentu menulis. Awalnya, tulisan saya hanya berbentuk cerita fiksi yaitu cerpen dan novel. Lalu, saya belajar menulis nonfiksi juga. Tulisan di blog ini adalah nonfiksi karena saya ambil dari kejadian sehari-hari. 

Bagaimana cara mengubah hobi jadi uang?

Lakukan Hobi yang Bernilai Jual 

Saat ini banyak hobi yang bisa menjadi uang. Hobi yang dulu sekadar kesenangan belaka seperti jalan-jalan, kini bisa menghasilkan uang jika kita jadikan konten. Hobi menulis, memotret, memasak, bahkan jalan-jalan pun bisa menghasilkan uang asal tahu bagaimana caranya. 

Hobi memotret, misalnya. Foto-foto hasil jepretan kita bisa dijual di shutterstock atau situs jual foto lainnya. Hobi memasak pun tak hanya memanjakan lidah keluarga tapi juga bisa dibuat konten youtube, tiktok, instagram dan mengundang sponsor untuk mempromosikan produk mereka. 

Nah, hobi menulis saya ini sudah menghasilkan uang karena saya menerbitkan buku, menulis di platform novel, dan menulis di blog ini. Kalau dikumpulkan mungkin sudah ratusan juta ya uang yang saya dapatkan dari hobi menulis. 

Tambah Ilmu untuk Tingkatkan Hobi 

Hobi menulis tidak cukup. Saya juga belajar bagaimana menulis yang benar. Belajar secara otodidak atau mandiri dengan banyak membaca buku dan panduan menulis. Belajar bersama komunitas menulis yang pernah saya ikuti dulu yaitu Forum Lingkar Pena, Be a Writer Community, Kumpulan Emak Blogger, Blogger Perempuan, dll. 

Dengan begitu, kemampuan menulis pun meningkat. Sehingga saya tidak asal menulis. Kalau asal, tulisan jadi berantakan dan nggak enak dibaca. Untuk belajar itu bisa gratisan, bisa juga berbayar. Banyak kursus menulis berbayar yang bisa diikuti kalau ada modalnya. Kalau belum ada ya berusaha cari ilmu gratis. 

Cari Cara Menguangkan Hobi 

Setelah menulis, saya berusaha mempublikasikan tulisan. Awalnya saya kirimkan hasilkan tulisan ke majalah. Butuh proses ya untuk diterima. Sampai dua tahun kemudian, baru deh tulisan saya dimuat dan ternyata menghasilkan uang.

Sekarang sudah jauh lebih mudah karena tidak perlu modal kertas, amplop, dan biaya kirim lewat pos. Kita bisa mengirimkan tulisan melalui internet. Menulis di platform novel atau blog hanya modal kuota internet. 

Baca Juga: Tips Bekerja dari Rumah Tanpa ART 

Ikuti lomba menulis novel dan blog adalah cara pertama menguangkan hobi. Lalu nantinya sponsor berdatangan dengan sendirinya ke blog saya jika blog sudah bagus dan berkembang. 

Tambah Peralatan untuk Maksimalkan Hobi

Hobi gundam saja modalnya besar ya, apalagi hobi yang bisa diuangkan. Sebagai penulis, alat tulis sudah tentu sangat dibutuhkan. Tapi bukan sekadar pensil atau pulpen, melainkan laptop atau ponsel pintar. 

Kalau belum punya, ya menabung dulu agar bisa membelinya. Saya pun awalnya hanya punya ponsel untuk telepon dan sms, lama-lama saya punya juga ponsel pintar untuk menulis. 

Nah itu dia cara mengubah hobi jadi uang. Agar hobi yang kita lakukan tidak hanya memberikan kesenangan, tapi juga tambahan penghasilan. 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^