Friday, 5 July 2013

InspirASI: Pengalaman Memberikan ASI

-->

ASI dan Puasa
Ramadan tahun ini kembali kujalani sambil menyusui bayiku. Insya Allah aku bisa menyusui sambil tetap berpuasa. Yang penting, ada niat yang kuat, makan makanan bergizi, minum yang banyak, ditambah dengan mengkonsumsi madu dan susu saat sahur dan berbuka. Dulu aku juga menyusui anak keduaku sambil berpuasa di bulan Ramadan, Alhamdulillah lancar. Menyusui tak mengganggu puasa. Kuharap dengan begitu, putraku kelak menjadi hamba yang dekat dengan Allah Swt, karena telah kuajari “berpuasa” sejak dini. 

 ASI untuk si Kuning
Saat bayiku lahir, beratnya pas sekali 2,5 kg, sangat kecil. Setelah dua hari di rumah, tubuhnya menguning. Mata, lidah, bahkan kulitnya. Neneknya sangat cemas, khawatir menemui ajal seperti keponakan-keponakannya. Beliau menyuruhku untuk terus menyusui, satu jam sekali, biarpun bayiku masih tidur. Aku hanya meninggalkan bayiku ketika mau ke kamar mandi. Kususui ia satu jam sekali dengan sabar. ASI dapat menurunkan kadar bilirubin yang tinggi, ditambah dengan pencahayaan dari bohlam 60 watt. Bayiku pun dapat melewati masa kritisnya, tubuhnya tak lagi kuning. 

Vote tulisanku di sini ya, Maks :-)

dan di sini,
http://www.lactamilmama.com/jadilahinspirasi/asi/gallery/8

Makasiiih...

No comments:

Post a comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^