Tuesday, 9 March 2021

Nyicipin Sate Maranggi Haji Yetti Purwakarta

Sudah lama mau nyicipin Sate Maranggi, akhirnya kesampaian saat kami menjemput anak-anak pulang dari berlibur di rumah neneknya, akhir Desember 2019. Yup, saat itu Indonesia belum dinyatakan darurat corona. Kita masih bisa jalan-jalan ke mana saja. 

Sate Maranggi



Anak-anak dijemput oleh adik ipar suami, karena sekalian menjemput anaknya juga. Saya dan suami menunggu di Cikampek, rumah adik ipar. Saat melewati Purwakarta, kami berencana makan siang dulu di Sate Maranggi. Banyak rumah makan Sate Maranggi di sepanjang jalan, karena kuliner ini sudah menjadi ciri khas.

Baca Juga: Makan Siang di Pandan Kuring 

Bingung pilih yang mana, akhirnya kami memilih Sate Maranggi Haji Yetti karena kami melihat tempatnya penuh. Belum ada corona, gaes. Jadi banyak banget pengunjungnya. Biasanya yang ramai pengunjung itu pastinya karena masakannya enak kan. 

Untuk mencari tempat parkir sih tidak masalah karena lapangannya luas. Yang agak susah tempat makannya. Kami harus satu meja dengan keluarga lain. Mejanya panjang-panjang. Nggak ada meja untuk berdua. Ya sudahlah nggak apa-apa. 

Sate Maranggi Purwakarta


Sudah pasti tempatnya berisik banget karena banyak pengunjungnya. Pesan makanan pun harus sabar menunggu giliran diantar. Setelah melihat daftar menu, maka kami memesan sate kambing Maranggi (pasti dong), gulai kambing, es campur, dan dapat gratis Teh Tawar. Tadinya juga memesan karedok tapi pesanannya nggak sampai-sampai. Ya sudah deh, gagal makan karedok. 

Sate kambing Maranggi per tusuk Rp 5000, beli 10 jadinya Rp 50.000. Lumayan harganya yah tapi rasanya enak dan empuk. Saya sampai beli buat dibungkus juga. Gulai kambing Rp 35.000 dan es campur Rp 18.000. Jangan lupa pesan nasinya juga ya. Gulai kambingnya juga empuk, kuah santannya gurih dan kental. Porsinya banyak, jadi bisa dimakan berdua. 

Gulai kambing


Lalu untuk es campurnya isinya seperti biasa ya ada kelapa, kolang kaling, alpukat, dll. Segar dan enak juga. Untungnya cuma makan ini sudah kenyang, jadi nggak terlalu sebal ya karena karedok nggak jadi datang. Kami juga membeli untuk dibungkus. Itupun masih antri lagi saking larisnya ini warung makan. 


Es campur


Baca Juga: Resep Sop Kaki Sapi 

Akhirnya, selesai juga nyicipin Sate Maranggi Haji Yetti Purwakarta. Nggak nyesel deh, karena enak dan ngenyangin. Kalau sekarang nggak tahu ya harganya sudah berapa karena sudah setahun lewat. Kapan-kapan mampir lagi kalau sudah bisa jalan-jalan. Mau lihat review lengkapnya, tonton di video youtube saya ya: 





No comments:

Post a comment

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^