Friday, 2 September 2022

Nasabah Bijak Lindungi Diri dari Penipuan

Tertipu sampai 100 juta?! 

Membaca sebuah status di facebook dari seorang nasabah BRI yang menjadi korban penipuan, saya sampai tak habis pikir. Kok bisa ya begitu mudahnya terjebak penipuan? Bermula dari pesan whatsapp berisi surat pemberitahuan bahwa ada perubahan biaya bulanan sebesar Rp 150.000 dari yang semula Rp 6.500. Penipu meminta kita untuk mengonfirmasi apakah setuju atau tidak dengan menjawab pesan whatsapp tersebut. 

nasabah bijak

 

Nasabah Bijak BRI

Ketika menjawabnya, nanti akan diarahkan ke link tertentu di mana kita harus mengisi data yang ternyata itu memudahkan penipu untuk menguras isi rekening kita. Padahal, andaikata kita bisa menjadi nasabah bijak, kita jangan cepat-cepat merespon pesan whatsapp tersebut. Baca dan pikir dulu baik-baik isi pesannya, karena sebenarnya ada banyak kejanggalan pada surat pemberitahuan tersebut. 

pesan penipu
Pesan dari Penipu BRI


Sebagai nasabah BRI, saya pun akhirnya kebagian pesan dari penipu tersebut. Dari pertama mendapatkan pesan tersebut, saya langsung tahu bahwa pesan itu dikirimkan oleh penipu. Saya tidak mengunduh surat pemberitahuannya dan memilih mengabaikannya saja. Belakangan ini, saya mengunduh surat pemberitahuannya dan ternyata memang surat tersebut hanyalah surat penipuan. Bagaimana saya bisa mengetahui bahwa itu adalah pesan dari penipu? 

Nomor Tidak Resmi

Nomor whatsapp yang digunakan oleh penipu itu adalah nomor whatsapp biasa, bukan nomor resmi dari BRI. Jika resmi, nomornya sudah ada namanya yaitu BRI-INFO dan centang hijau. Tanpa kita harus menyimpan nomornya, sudah tertulis ya keterangannya BRI-INFO.  Sebagai bank yang besar, tidak mungkin kan kalau BRI cuma pakai nomor biasa? Makanya tanpa membaca pesannya, saya sudah tahu kalau itu penipu. 

Kesalahan Bahasa 

Di dalam surat pemberitahuan itu, banyak sekali kesalahan bahasa dan ejaan yang tidak sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Banyak juga kata-kata yang salah ketik atau typo. Tidak mungkin kan bank besar seperti BRI tidak memiliki  pegawai yang bisa menulis surat dengan benar? Masalahnya, kalau penerima surat ini juga orang yang tidak paham dengan PUEBI, ya memang akan mudah tertipu. 

surat palsu
Surat Pemberitahuan Palsu

 

Tidak Masuk Logika

Isi suratnya mengatakan bahwa biaya bulanan BRI berubah dari Rp 6.500 menjadi Rp 150.000. Apakah itu masuk akal? Harga telur saja berubahnya tidak sedrastis itu. Dari Rp 25.000 per kg menjadi Rp 30.000 per kg. Lah ini masa biaya bulanan BRI berubahnya ratusan kali lipat? Sebenarnya nominal yang tidak masuk logika itu hanya untuk membuat kita panik sehingga cepat-cepat merespon pesan tersebut. 

Langkah-langkah apa yang harus kita lakukan agar menjadi nasabah bijak dan tidak terjebak ke dalam penipuan tersebut? Penipu tidak hanya menggunakan cara tersebut di atas ya. Mereka akan terus mengupgrade cara menipunya seiring dengan perkembangan zaman, sampai-sampai kita jadi sulit mengira apakah itu benar penipuan atau tidak? 

Cara Lindungi Diri dari Penipuan

Jangan Panik

Ketika mendapatkan pesan dari penipu, jangan panik dan terburu-buru menjawab pesannya. Baca dan pikirkan dulu baik-baik isi pesannya. Jika sedang sibuk kerja atau sedang dalam perjalanan, lebih baik nanti saja membaca pesannya. Daripada cepat-cepat merespon, sehingga tidak teliti mencerna kata-kata dari penipu dan akhirnya terjebak dalam penipuan. 

Cari Tahu 

Kita bisa mencari tahu dulu apakah pesan itu benar adanya dengan bertanya kepada orang-orang di sekitar kita atau teman-teman kita. Siapa tahu di antara mereka ada yng pernah menerima pesan serupa. Jika tidak ada, biasanya orang-orang akan mencari tahu melalui media sosial BRI atau menelepon ke customer servicenya. Tapi kita tetap harus berhati-hati karena penipu juga membuat media sosial BRI yang palsu, bahkan nomor customer service BRI di website abal-abal. 

no wa BRI
Nomor WA BRI yang Asli

 

Datang Langsung ke Cabang BRI Terdekat

Untuk lebih amannya, maka langsung saja datang ke cabang BRI terdekat dan tanyakan apakah pesan tersebut benar adanya. Kantor cabang BRI sangat mudah ditemukan, sehingga rasanya tak sulit untuk mendapatkan informasi yang valid. 

Tidak Merespon

Di saat kita belum mendapatkan informasi mengenai kebenaran pesan whatsapp tersebut, maka jangan merespon pesan tersebut. Abaikan saja dan anggap tidak ada. Apalagi kalau sampai mengisi link tertentu dengan informasi pribadi kita. Sudah berkali-kali diberitahukan bahwa kode OTP tidak boleh dibagikan kepada orang lain, termasuk diisikan ke dalam link tertentu karena itu sama saja dengan membagikannya ke orang lain. 

nasabah bijak
 

Setelah berhasil melindungi diri sendiri dari penipuan dan kejahatan siber perbankan, jangan lupa ikut menjadi penyuluh digital dengan membagikan informasi ini kepada orang-orang di sekitar kita. Agar tidak ada orang yang terkena kejahatan siber sehingga menghabiskan uang di rekening. Bayangkan saja, uang itu ada yang untuk biaya pendidikan anak. Pasti sedih sekali kalau sampai dikuras oleh penipu yang sudah terorganisir ini. 

Berhati-hati menerima informasi apa pun di media sosial ya. Yuk, jadi nasabah bijak!

 

 

 

 




13 comments:

  1. Nah saya dapat juga tuh. Ya ampun, dasar neyeleneh itu isi WA nya. Sekarang jadi gak penasaran karena sudah dapat klarifikasi dari BRI

    ReplyDelete
  2. Kalau dipikir-pikir, ada manfaatnya juga jadi orang yang slow response. Ngasih jeda untuk mencerna pesan yang diterima biar nggak panik duluan, dan punya kesempatan mengecek apakah si pesan logis atau malah dari penipu ya.

    ReplyDelete
  3. Itu aku juga dapat whats app dari yang ngaku-ngaku bank BRI, hahahaa... Padahal no aku yang dikirim itu gak ada yang tau kecuali keluarga terdekat. Langsung mikir ini dataku sepertinya dijual hahahahaa

    ReplyDelete
  4. Saya dapat nih WA yg tentang BRI. Langsung dihapus aja. Udah semakin berhati-hati kalau ada WA seperti itu

    ReplyDelete
  5. Sebagai nasabah bijak, kudu selalu responsif buat reaktif.
    Aku kemarin juga dapat pemberitahuan yang sama, kak Leyla.. Tapi aku mikir, kebutuhan menggunakan BRI gak sebanyak itu juga sih.. Hehhe, jadi aku pending.

    Alhamdulillah mendapatkan penjelasan dari artikel kak Leyla mengenai menjadi nasabah bijak BRI.

    ReplyDelete
  6. Wah, udah Makin banyak ada modus penipu ya. Mengatasnamakan bank BRI dan kalau ditanggapi nanti minta nomor PIN, bahaya banget itu. Makanya harus waspada sih, jangan sampai kena jebakan penipu.

    ReplyDelete
  7. Sekarang modusnya makin beragam ya, proteksinya harus makin kenceng, apalagi orang tuaku nih, harus segera di edukasi. Jangan sampai kena tipu lagi

    ReplyDelete
  8. banyak banget ya mbak modus penipuan ini. mulai dari telepon sampai pura-pura dari bank. pokoknya kita memang harus selalu hati-hati deh kalau berurusan sama uang

    ReplyDelete
  9. Kadang udah tahu banyak penipuan tp terjebak, sy pengalaman juga ketipu atas nama gojek, saldo gopay hilang

    ReplyDelete
  10. Kalau saya paling sering dapat SMS yang mengatasnamakan BRI, mendapat undianlah, apalah apalah, sampai jadi malas sendiri lihat notif SMS.
    Semoga kita lebih aware jika mendapat SMS/WA seperti ini ya, tidak langsung respon melainkan cek ricek dulu.

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah sejauh ini saya pakai BRI aman² aja tapi memang penting untuk selalu waspada pada modus kejahatan yang beraneka ragam. Yang penting adalah rajin ngecek keakuratan sebuah info.

    ReplyDelete
  12. Kalau sy paling sering menerima penipuan via sms, katanya menang undian, kirimkan data diri. Dalam hati ini nipunya ga canggih banget heuheu

    ReplyDelete
  13. Harus banget nih, edukasi seperti ini digaungkan.
    Apalagi sekarang lagi marak soceng, takut banyak nasabah lain yang kena.

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^