Saturday, 23 February 2019

Cara Mencegah Demam Berdarah dengan 4 Langkah Mudah



Di musim hujan ini, nyamuk demam berdarah sudah banyak memakan korban. Baru kemarin saya mendapatkan kabar seorang ibu dari teman anak saya, meninggal dunia karena demam berdarah. Anaknya juga dirawat di UGD karena demam berdarah.


Memang, kalau satu orang sudah terkena demam berdarah, orang lain di sekitarnya juga bisa terkena. Beberapa tahun lalu, keluarga mertua saya yang terdiri atas Ibu Mertua, Bapak Mertua, dan seorang adik ipar, juga terkena demam berdarah dalam waktu bersamaan karena tinggal dalam satu rumah.

Tak heran, jika sudah ada satu pasien DBD dalam satu komplek perumahan, maka di kawasan komplek perumahan itu dilakukan fogging atau pengasapan dengan pestisida untuk mengusir nyamuk Aedes Aegepty, penyebab DBD. Sepanjang 2019 ini saja, yang berarti baru kurang dari 2 bulan, sudah ada 16.692 kasus demam berdarah dan 90% terjadi pada anak-anak. Ironisnya, 169 orang meninggal dunia. 

Tanggal 19 Februari 2019 lalu, saya mengikuti Gathering Blogger bersama My Baby Minyak Telon Plus dan mendapatkan tambahan pengetahuan dari Prof Drh Upik Kesumawati Hadi, MS. PhD, Kepala Unit Kajian Pengendalian Hama Pemukiman (UKPHP) IPB tentang nyamuk Aedes Aegepty yang berbahaya ini.

Narasumber ki-ka: Dahlia Yolanda, Shireen Sungkar, Prof Upik

Ternyata, nyamuk ini sudah mengalami perubahan kebiasaan. Yang biasanya mengisap darah di siang hari, kini ia juga mengisap darah di malam hari. Wow, nyamuk ini jadi lebih agresif. Bahkan, nyamuk ini sekarang tidak hanya mampu bertelur di air bersih, tapi juga air kotor. Jadi jangan salah, nyamuk ini tak lagi hanya berada di bak mandi melainkan juga di genangan-genangan air kotor. 

Yang menyeramkan lagi, nyamuk betina yang membawa virus dengue ini sukanya berada di dalam ruangan karena dia butuh darah manusia untuk perkembangan telurnya. Dengan kata lain, di dalam rumah pun kita bisa kena gigit. Bukan semata karena main di taman atau kebun ya. Nyamuk berbahaya itu mengincar kita semua. 

Namanya juga nyamuk ya, dia tidak hanya mengigit satu orang. Itu kenapa bisa ada satu keluarga yang terkena demam berdarah. Setelah menggigit satu orang, nyamuk yang sama juga akan menggigit orang lain di dekatnya. Tak terbayang kan kalau satu keluarga harus dirawat di UGD. Ini juga bukan penyakit yang ringan, seperti gigitan nyamuk biasa yang sekadar gatal dan bentol. Nyamuk ini bisa menyebabkan kematian. 

Di acara ini, juga dihadirkan Shireen Sungkar, ibu 3 anak balita yang mengungkapkan kekhawatirannya terhadap demam berdarah. Namanya juga anak-anak masih kecil. Imunitasnya masih rendah. Akibatnya sangat berbahaya kalau terkena demam berdarah. Shireen pun berusaha membentengi anak-anaknya dari serangan nyamuk Aedes Aegepty.

Sejujurnya, fogging yang dilakukan saat wabah DBD itu sangatlah mengganggu terutama bila ada bayi. Asapnya tidak enak dihirup dan rumah harus dikosongkan sebelum dilakukan fogging. Belum lagi asapnya masih menempel di barang-barang yang ada di rumah kita, meskipun proses pengasapan sudah selesai. Saya sendiri terganggu dengan banyaknya kecoak yang bergelimpangan di lantai setelah dilakukan fogging

Jadi,  bagaimana cara mencegah demam berdarah dengan mudah? Berikut ini cara mencegah demam berdarah dengan 4 langkah mudah yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan melalui Program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), yaitu 3M Plus: 
  1. Menguras Tempat Penampungan Air. Pastikan dikuras 3 hari sekali jika kita memiliki tempat penampungan air seperti bak mandi, tong air, guci, ember dll. Memang paling praktis kita tidak usah pakai bak mandi tapi pakai ember kecil saja untuk menampung air yang sekali pakai habis. Atau mandi pakai shower, yang airnya mengalir. 
  2. Menutup Tempat Penampungan Air. Agar nyamuk tidak  bertelur di dalam bak, tutuplah tempat penampungan air tersebut. Pastikan tutupnya rapat ya. 
  3. Mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Misalnya, panci bekas yang terbuka lalu ada air menggenang di dalamnya. 
  4. Melakukan Pencegahan Lain, misalnya menggunakan anti nyamuk yang aman dan mampu mengusir nyamuk. 
Daun sereh memiliki aroma yang tidak disukai oleh nyamuk, bahkan bisa membuat nyamuk tidak dapat mencium aroma darah manusia. Itu kenapa daun sereh menjadi salah satu formula untuk mengusir nyamuk di dalam produk My Baby Minyak Telon Plus, produk terbaru dari My Baby. Kini hadir dengan formula dan kemasan baru. 

GM Brand Portfolio Strategy & Innovatiom CCHC-PT Barclay Products, Dahlia Yolanda menyebutkan bahwa My Baby Minyak Telon Plus ini membantu melindungi bayi dan anggota keluarga lainnya dari gigitan nyamuk hingga 8 jam. Jadi, fungsinya tidak hanya untuk mencegah masuk angin dan perut kembung tapi juga mencegah gigitan nyamuk. 

Benarkah bisa tahan 8 jam? Rupanya My Baby Minyak Telon Plus ini sudah diujicoba di IPB yaitu dengan mengoleskan produk di satu lengan, lalu lengan tersebut dimasukkan ke dalam kandang nyamuk. Hasilnya, selama 8 jam, lengan itu tidak digigit nyamuk. 

   
Kemasan Bar My Baby Minyak Telon Plus
Kandungan My Baby Minyak Telon Plus ini adalah Citronella (Minyak Sereh), Chamomile, dan Eucalyptus. Pengalaman saya mencobanya, baunya lembut dan wangi. Jadi meskipun ada bau serehnya, tapi tetap enak dicium. Hangatnya pas untuk bayi. Dengan ukuran 60 ml, praktis dibawa ke mana-mana. Anak-anak juga #BebasMainTanpaNyamuk setelah menggunakan My Baby Minyak Telon Plus ini.



Namun, selain menerapkan keempat hal di atas, saya juga melakukan hal-hal sebagai berikut untuk mencegah serangan nyamuk: 
  1. Membersihkan rumah dengan teliti, termasuk di bagian bawah kasur dan sofa yang tersembunyi. 
  2. Tidak menggantung baju kotor di belakang pintu dan tidak menumpuk baju kotor sembarangan. Langsung saya masukkan ke dalam mesin cuci yang tertutup. 
  3. Memotong rumput yang sudah tinggi di halaman, agar tidak ada nyamuk yang bersarang. 
  4. Membuang semua wadah bekas yang dapat digenangi air. 
  5. Mengoleskan My Baby Minyak Telon Plus ke seluruh bagian kulit yang terbuka. Tak hanya untuk anak-anak, orangtuanya juga. 
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Cara-cara pencegahan di atas lebih mudah dilakukan daripada merawat anggota keluarga yang terkena demam berdarah. Jangan sampai penyesalan datang belakangan. 

Mom Blogger Community

Alhamdulillah, senang sekali bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat ini dari gathering bersama My Baby Minyak Telon Plus dan Mom Blogger Community. Mau mendapatkan informasi lebih lengkap tentang My Baby, ikuti platform digitalnya di:

Website: www.mybaby.co.id
Facebook: My Baby 
Youtube: MyBabyID 
Instagram: @mybabyid 
Twitter: @mybabyid

Salim dan My Baby Minyak Telon Plus






52 comments:

  1. Salim tenang deh nggak digigit nyamuk Aedes lagi. Mamahnya udah punya cara ampuh usir nyamukya kan. Jadi anak nggak menghirup asap fogging ya.

    ReplyDelete
  2. Semoga Moms dan Anak2nya aman dari serangan DBD, ya. Musim hujan begini memang rawan penyakit, Mom.

    ReplyDelete
  3. Buat kita, orang dewasa pun gak papa ya pake minya telon ini buat jaga-jaga? Seram yah, biarpun malam hari nyamuknya tetap beraksi.

    ReplyDelete
  4. My baby oil yg ini nih sudah aku masukkan ke dalam list belanja bulanan yg wajib dibeli, Mbak. Soalnya ampuh bener nih melindungi bocah dr gigitan nyamuk nackal.

    ReplyDelete
  5. Minyak Telon Plus My Baby udah saya pakai dari anak pertama sampai anak kedua mba. Beneran mampu mengusir nyamuk apalagi sekarang musim DBD, sedih banget di daerahku udah ada korban. Semoga ada gathering seperti ini di Medan ya mba.

    ReplyDelete
  6. Harus beli sekarang ini. Biasanya memang My Baby jika ke pasar namun di warung dekat rumah tak ada. Pernah coba My Baby Minyak Telon Plus, nyaman dan aman rasanya karena tak diganggu nyamuk.
    Duh, rumah saya 'kan dikepung ladang jagung. Atas-bawah, depan-belakang, terpencil dari tetangga lagi. Pintu harus ditutup agar nyamuk liar tak masuk. Tetap saja kecolongan dan kalau malam hari selalu saja ada rasa gatal di bagian badan yang digigit nyamuk.
    Sudah ada kelambu, namun kalau nyamuknya gigit kala lagi asyik beraktivitas di dalam rumah jelas itu sangat mengganggu. Jadi saya setuju selain cara pencegahan di atas, kita juga butuh pengaman tambahan seperti My Baby Minyak telon Plus agar nyamuk gak gigit sembarangan.
    Saya akan keliling warung di kampung, semoga saja ada warung atau toko yang jual itu.

    ReplyDelete
  7. Yeee My Baby Minyak Telonnya emang Ok banged Mba.. aku sukaaa

    ReplyDelete
  8. Rutin melakukan 3M penting ya mbak, aku pun juga melakukannya di rumah. Kalo urusan mengoles tangan, memang paling enak tuh yang aman bagi baby dan anak-anak. Seperti My Baby ini yang aromanya wangi dan aman untuk anak-anak

    ReplyDelete
  9. Kalau dipakai di orang dewasa, kira-kira masih ngefek gak ya bun?

    ReplyDelete
  10. Akhir pekan kemarin di kawasan rumahku ada penyemprotan fogging. sejauh ini di lingkungan rumahku enggak ada yang terkena DBD. Alhamdulillah. Tapi dengan baca tulisan Mba, jadi bisa lebih waspada nih dengan ikutan menerapkan tips yang diberikan hehehe

    ReplyDelete
  11. Ad loh tmnku dy suka banget pakai minyak telon in kan pdhl bkn bayi lgi hahahah, btw in produk udh kepercayaan keluarga sejak dulu ��

    ReplyDelete
  12. Minyak telon juga gak terlalu panas di kulit. Jadinya nyaman kalau diolesin. Apalagi musim DBD gini. Bakal makin sering oles-oles, deh

    ReplyDelete
  13. KEbayang kalo botol My Babynya segede itu bisa menmbasi nyamuk2 yang gigit anak-anak ya :)
    Nyebelin memang nyamuk udah bikin gatal bawa penyakit pula. Harus terus menjaga kebersihan supaya nyamuk gak dekat-dekat lagi ya.

    ReplyDelete
  14. Iya nih lagi musim DBD dimana-mana. Mudah2an saja kita semua terhindar dari.penyakit ini. Para moms harus nyetok.Mybaby di rumah nih..

    ReplyDelete
  15. My baby ini minyak telon anakku, dan wanginya itu enak banget deh. Kita suka wanginya tapi nyamuk gak suka :)

    ReplyDelete
  16. DBD ini memang menakutkan yaa, Mba. Kita harus rajin-rajin membersihkan tempat bersarangnya nyamuk + pake produk pengusir nyamuk, salah satu contohnya adalah my baby minyak telon plus ini :)

    ReplyDelete
  17. Nah iya..saya tuh paling sebel kalau ada fogging. Suka mual dg bau tajamnya.. lebih baik memang PSN secara rutin ya mba..

    ReplyDelete
  18. Memang lebih baik mencegah ya mbak daripada mengobati. Apalagi penyakit DBD ini bahaya banget. Btw bayi saya juga pake minyak telon my baby plus ini. Saya juga suka dengan baunya. Apalagi yang paling penting bisa menghidarkan si kecil dari nyamuk2 nakal, hehe.

    ReplyDelete
  19. Dari dulu aku suka banget makein minyak telon my baby ke anakku Mbak, jadi double fungsi ya, bisa menghangatkan sekaligus menangkal nyamuk

    ReplyDelete
  20. Anak saya juga pakai minyak telon my baby plus ini, Mbak. Aromanya enak ya. Pastinya bisa lindungi anak2 dari gigitan nyamuk. Kudu sedia terus nih. Khawatir kalau2 ada wabah nyamuk dbd

    ReplyDelete
  21. Waaahh ternyata penyebaran nyamuk dangue sekarang bukan hanya pagi dan sore hari aja ya Mbak, klo nyamuk yg menggigit di malam hari jg wajib diwaspadai yah, hiikss.
    Makasih sharenya ya Mbak. Paling sebel emang klo nyamuk menggigit, apalagi gigitin anak2, huhuhuhh

    ReplyDelete
  22. Setuju mba saya juga nggak suka banget kalo ada fogging dan saya prnah baca bahwa fogging justru nggak efektif untuk mengatasi/mencegah DBD itu sendiri.

    ReplyDelete
  23. Aku pakai ini sejak anak2 masih bayi, sampai sekarang jg selalu sedia di rumah. DUlu mikrinya praktis aja krn selain menghangatkan bisa buat ngusir nyamuk. Dengan formula barunya malah jd makin bagus ya poduk ini.

    ReplyDelete
  24. Anakku juga pakai my baby ini mak dulu , lebih praktis minyak telon sekaligus bisa mencegah gigitan nyamuk.

    ReplyDelete
  25. Aku dari bayiku batu lahir sampe skrg pakenya my baby mba. Alhandilillah nyamuk bebas ga mau mendekat. Dan aku ini kepikiran mau bersihin kamar mau buang2in barang yang udah ga kepake. Biar minim resiko didatangin nyamuk Demam berdarah

    ReplyDelete
  26. Dari smnjak baby udah pakai ini smp besarpun masih pake si Ade,, harumnya beda dh gitu bneran gk d ganggu nyamuk

    ReplyDelete
  27. Anak2ku juga pake my baby minyak telon ini, mbak. Aku suka aromanya. Semoga kita dan keluarga kita terlindungi dari penyakit DBD ya mbak..

    ReplyDelete
  28. Pencegahan dengan memengunakan My baby ini yang aling enak dan mudah ya Bund, apalagi untuk anak-anak. Kasihan kalau mereka harus kena gigit nyamuk yang berbahaya. Aku rekomin my baby ke tante biar keponakanku terlindungi aman dari nyamuk

    ReplyDelete
  29. Aku baru pertama kali nih mampir ke blog yg ini mba, hehe

    Pantesan ya produk-produk anti nyamuk pasti mengandung sereh.

    Btw aku udah coba sih, dan memang bener loh mampu mencegah gigitan nyamuk selama delapan jam.

    ReplyDelete
  30. Emang ya sebagai emak kayak wajib banget jagain anak main bebas nyamuk. Apalagi ini musim DBD, parno bangat kalau tiba-tiba anak demam. Untungnya sekarang banyak produk baby yg sudah ada kandungan anti nyamuk, kayak telon my baby ini. Membantu banget keluarga kita.

    ReplyDelete
  31. di lingkunganku juga udah ada yg kena DBD nih, harus waspada..

    ReplyDelete
  32. harus benar-benar ekstra ya membersihkan rumah. Baian-bagian yang tidak terlihat bisa jadi menjadi sarangnya nyamuk yang semakin agresif ini. Menyebut namanya saja saya takut Mbak, My Baby minyak telon plus wajib nich ada di rumah untuk memberikan perlindungan ekstra bagi anak-anak.

    ReplyDelete
  33. Di tempat tinggal kami sekarang di fogging tiap minggu sore Mba, huhu berasep tapi ya gimana yang penting semoga pada ga kena DBD yah. Mana aku punya bayi juga, tapi kebetulan pakai my baby ini juga, wanginya enak. Tadinya gatau kalau ada yang anti nyamuk, tapi sekarang udah tau dan pake jadi tenang :(

    ReplyDelete
  34. Saya juga suka pake my baby minyak telon plus ini bun. Wanginya enak dan saya suka. Ga perih juga ga kayak pake lotion anti nyamuk. Pokoknya my baby top deh

    ReplyDelete
  35. gak cukup jaga kebersihan lingkungan, pakai minyak telon plus anti nyamuk juga perlu. apalagi aromanya enak, disukai anak. hangatnya bikin nyaman

    ReplyDelete
  36. Dulu nenek saya kalau mau ke kebun selalu memeras daun serai dan mengoleskannya pada lengan dan kaki. Rupanya beliau sudah tahu bahwa aroma serai tak disukai nyamuk. Beruntung kita sekarang bisa menemukannya dalam minyak telon, Mbak. Gak perlu ribet mencincang daun serai lagi :)

    ReplyDelete
  37. Setuju Mbak..mencegah lebih baik dari mengobati. Dengan langkah-langkah pencegahan semoga kita bisa terhindar dari penyakit demam berdarah ini.
    Apalagi kalau dilengkapi dengan pemakaian minyak telon plus dari My Baby.Paling enggak ada antisipasi dan nyamuk lari

    ReplyDelete
  38. Nyamuk sekarang semakin canggih ya, serem duh... Duh, jangan sampai pada kena DBD ya... Betul lebih baik mencegah drpd mengobati

    ReplyDelete
  39. Cara mencegah dbd yg paling nyaman ini mah kayaknya yaa
    Nyamuk terusir anak anak nyaman

    ReplyDelete
  40. Wah... samaan kita ya mbak, pengguna My Baby Minyak Telon juga. Apalagi sekarang ada yang 8jam perlindungan ini, jadi semakin happy deh bundanya gak waswas kalau dia main diluar.

    ReplyDelete
  41. Bener banget informasinya. Nyamuk jaman sekarang sudah nggak seperti dulu. Semacam lebih nekat, jadi ia pun berevolusi menjadi lebih ganas.Kapan-kapan aku beli minyak telon ini deh

    ReplyDelete
  42. Apalagi sekarang musim penghujan tuh kak, rawan banget bagi anak2 kena gigitan nyamuk, tp alhamdulillah ada minyak telon yah

    ReplyDelete
  43. Demam berdarah ini sungguh meneror perasaan ya. Bawaannya parno mulu deh kalau ada anak yang mulai sakit panas. Makanya perlu banget mencegah sebelum terjadi endemi DBD gini. Pake My Baby minyak telon ini cara mudah dan menyenangkan untuk mencegah gigitan nyamuk. Mana wanginya enaaakkk banget.

    ReplyDelete
  44. Ngeri juga ya, dengan penyakit DBD. Lagi mewabah di mana-mana. Jadi kita memang harus ekstra untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Salah satunya dengan menggunakan My Baby minyak telon ya

    ReplyDelete
  45. Setuju mba, lebih baik mencegah daripada mengobati. Apalagi soal penyebab DBD ini perlu perhatian khusus karena penularannya cepat. Saya pernah mengalami ini mba.

    ReplyDelete
  46. Beberapa waktu lalu gurunya anakku udah wanti2 juga sih, kalo bisa anak2 saat sekolah pake anti nyamuk atau pake baju panjang untuk mencegah gigitan nyamuk. By the way , dari anak-anak ku masih bayi sampai sekarang aku pake minyak telon my baby loh, wanginya seger dan ada anti nyamuknya juga

    ReplyDelete
  47. Ehiya ini penting banget untuk pencegahan DB. secara lagi musim kan yak.. saat bermain di rumah, di sekolah, dimana saja perlu pake ini..

    ReplyDelete
  48. Harus gerak cepat melindungi diri dan keluarga ya Mbak. Serem nonton berita berita di teve. Mana di tempat saya nyamuknya mit amit. Kayak gak takut orang.

    ReplyDelete
  49. Iya, minyak telon My Baby gak cuma aku pakaikan ke anak tapi kadang aku pakai juga. Baunya menurutku enak gak terlalu tajam dan formula barunya makin efektif mengusir nyamuk ya?

    ReplyDelete
  50. Sejak anak pertama sih aku udah percaya sama my baby mba karena double khasiatnya ga sekedar minyak telon biasa tapi bisa buat nangkal nyamuk alhamdulilah ngefek buat kedua anakku

    ReplyDelete
  51. Oh iyakah...kak Leyla?
    Si nyamuk gigitnya jadi malam hari?

    Ya Allah~
    Dan uniknya niih...kak, anakku kemarin kan juga positif DB, tapi di cek bekas gigitan nyamuknya gak ada,
    Jadi mungkin virusnya uda masuk, tapi gigitannya uda beberapa hari yang lalu.

    Huhuu~

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya. Mohon maaf, komentar SPAM dan mengandung link hidup, akan segera dihapus ^_^